Plastic Surgery

Operasi Implant Dagu

Operasi Implant dagu ( Chin Augmentation)adalah tindakan operasi bedah kosmetik bertujuan untuk menambah volume dagu agar terlihat lebih panjang dan keseluruhan wajah terlihat lebih proposional , tirus  (V-Shape) dan lebih menarik secara permanen.

Dagu yang pendek  menyebabkan wajah terlihat lebih bulat dan kadang kurang menarik . Penambahan implant pada dagu dapat memperbaiki :

  • Bentuk wajah sehingga terlihat lebih proposional dan menarik secara keseluruhan
  • Bagian leher dan garis rahang terlihat lebih tegas dan tirus
  • Bentuk dagu yang pendek dan bagian dagu terlihat menjorok ke dalam
  • Mengurangi terlihatnya wajah yang bulat /lebar  dan double chin yang dikarenakan oleh tulang dagu yang kecil dan pendek

implant dagu

Implant dagu adalah alternative untuk meniruskan area rahang dan dagu yang terlihat bulan dan tidak tegas.  Pada kondisi apabila dagu sudah cukup panjang namun wajah masih terlihat lebar karena tulang rahang yang lebar, kemungkinan diperlukan tindakan untuk meniruskan tulang rahang / kikis rahang. Konsultasikan dengan dokter tindakan yang tepat untuk wajah anda.

Mengenai  operasi Implant dagu:

Durasi Tindakan: 2 jam an
Anestesi: Lokal
Persiapan operasi: -Menghentikan vitamin, jamu-jamu, alkohol dan rokok 1 minggu sebelum jadwal tindakan
Paska operasi: -Bengkak, lebam, nyeri. Akan pelan-pelan berkurang dan kembali normal
-Mati rasa / baal, akan pelan-pelan berkurang dan kembali normal
-Rembasan darah yang akan berangsur-angsur berhenti
-Konsumsi anti biotik yang di resepkan dokter sampai habis untuk menghindari infeksi
Angkat Jahitan: 5-7 hari
Masa Penyembuhan: Puncak bengkak hari ke 3-5. Bengkak menyusut dan membaik sekitar 3 -4mingguan. Kondisi kembali normal setelah 3 -4 bulan

 

Resiko yang dapat terjadi:

-Pendarahan yang berkelanjutan
-Masa penyembuhan yang buruk
-Infeksi
-Penempatan implant dagu yang miring dan ukuran tidak sesuai harapan

Semua tindakan operasi memiliki resiko. Namun dengan prosedur dan penanganan yang benar, dan dikerjakan oleh dokter spesialis yang kompeten, resiko dapat dihindarkan.

*Ilustrasi gambar dari berbagai sumber